
Salatiga (MTs N Salatiga) – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Salatiga menyelenggarakan kegiatan pembinaan bagi pendidik dan tenaga kependidikan yang dipimpin oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Dr.H. Saiful Mujab, M.A., pada Kamis (2/2/2026) di aula madrasah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia guna mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga, H. Nurkholis, M.Pd.I., Kasi Pendidikan Madrasah, Sumarlan, S.Th.I., serta Kepala MTsN Salatiga, Drs. H. Faisal Bahar Susanto, M.Ag. Seluruh pendidik dan tenaga kependidikan MTsN Salatiga mengikuti kegiatan ini dengan antusias sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan profesionalisme.
Dalam sambutannya, Kepala MTsN Salatiga menyampaikan berbagai capaian prestasi yang telah diraih madrasah, mulai dari tingkat kota hingga nasional. Capaian tersebut, menurutnya, merupakan hasil kerja sama seluruh warga madrasah dalam menjaga mutu pendidikan. Ia juga menegaskan pentingnya mempertahankan konsistensi sekaligus terus menghadirkan inovasi dalam proses pembelajaran.
Apresiasi turut disampaikan oleh Plt. Kepala Kankemenag Kota Salatiga yang menilai bahwa berbagai prestasi tersebut menjadi sarana promosi yang efektif bagi madrasah. Ia juga mendorong optimalisasi publikasi melalui media sosial agar kinerja dan capaian madrasah dapat diketahui secara luas oleh masyarakat.
Dalam arahannya, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah menekankan bahwa keberhasilan pendidikan madrasah ditentukan oleh kekuatan aspek manajerial dan akademik yang berjalan selaras. Madrasah diharapkan mampu menghadirkan pengalaman belajar yang utuh, tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga pada proses, khususnya dalam memperkuat pemahaman keagamaan dan nilai-nilai kebangsaan.
Lebih lanjut, beliau mengajak para pendidik untuk mampu memahami kebutuhan peserta didik serta menghadirkan inovasi pembelajaran yang menciptakan suasana aman, nyaman, dan menyenangkan. Nilai-nilai Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika juga ditekankan sebagai fondasi dalam membentuk karakter peserta didik yang toleran dan berintegritas.
Guru madrasah, lanjutnya, memiliki peran penting dalam menjalankan tugas keagamaan, yaitu menanamkan pemahaman agama yang kuat sekaligus memberikan kemanfaatan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu, diperlukan perencanaan yang matang melalui penyusunan roadmap pendidikan yang jelas, sehingga output dan outcome pembelajaran dapat terarah dengan baik.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat komitmen seluruh warga madrasah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan asri, serta mendorong budaya evaluasi dan perbaikan berkelanjutan demi terwujudnya madrasah yang unggul, religius, dan berdaya saing. (Humas Matansa)
