
Salatiga- Upacara bendera hari Senin, 9 Februari 2026, di MTs Negeri Salatiga berlangsung dengan suasana tertib dan khidmat. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum pelaksanaan program Police Goes to School sebagai bentuk sinergi antara madrasah dan aparat kepolisian dalam pembinaan karakter peserta didik. Seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian sejak awal hingga akhir upacara.
Bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus pembina upacara adalah Iptu Darsono dari jajaran Binmas Polres Salatiga. Kehadiran beliau memberikan nuansa berbeda dalam pelaksanaan upacara karena disertai penyampaian edukasi langsung terkait ketertiban, keamanan, serta pembinaan perilaku pelajar di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.
Dalam amanatnya, Iptu Darsono menegaskan pentingnya keselamatan berkendara bagi pelajar. Beliau mengingatkan agar siswa tidak mengendarai sepeda motor sendiri apabila belum memenuhi ketentuan usia serta belum memiliki kelengkapan perizinan sesuai peraturan lalu lintas. Pesan ini disampaikan sebagai langkah preventif untuk menekan risiko kecelakaan serta menumbuhkan kesadaran hukum sejak usia sekolah.
Selain itu, siswa juga diingatkan untuk tidak melakukan tindakan bullying dalam bentuk apa pun, baik secara langsung maupun melalui media digital. Beliau menekankan pentingnya membangun budaya saling menghormati, empati, serta kepedulian antarteman sehingga tercipta lingkungan madrasah yang aman, nyaman, dan mendukung proses belajar.
Terkait penggunaan media sosial, siswa diimbau agar bersikap bijak, tidak mudah terprovokasi, serta tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Media sosial hendaknya dimanfaatkan untuk hal-hal positif, seperti belajar, berbagi prestasi, dan menjalin komunikasi yang sehat, bukan untuk menyakiti orang lain atau menimbulkan konflik.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan imbauan agar siswa menjauhi kegiatan negatif seperti ‘kreak’ dan berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Alhamdulillah, hingga saat ini tidak ada siswa MTs Negeri Salatiga yang terlibat dalam aktivitas tersebut. Hal ini menunjukkan komitmen kuat warga madrasah dalam menjaga disiplin dan perilaku positif.
Beliau juga mengajak para siswa untuk berani berkata tidak terhadap ajakan yang mengarah pada pelanggaran hukum serta berani melaporkan kepada guru atau pihak berwenang apabila mengetahui potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar. Kesadaran kolektif ini penting untuk menciptakan suasana belajar yang kondusif.
Di akhir amanat, Iptu Darsono berpesan agar seluruh siswa senantiasa menjaga nama baik madrasah, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Sikap, tutur kata, dan perilaku sehari-hari mencerminkan identitas diri sekaligus membawa nama lembaga. Melalui kegiatan Police Goes to School ini diharapkan terjalin kerja sama berkelanjutan antara madrasah dan kepolisian dalam membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, serta taat hukum. (Humas)


