Kejati dan Kemenag Jateng Bersinergi Kawal Program Pembangunan SBSN 2025

 

Salatiga (17/09/2025) – Kejaksaan Tinggi Provinsi Jawa Tengah hadir di MTs Negeri Salatiga dengan agenda meninjau langsung progres pembangunan gedung yang dibiayai melalui SBSN Tahun Anggaran 2025. Usai melakukan peninjauan lapangan, kegiatan berlanjut di Aula MTs Negeri Salatiga dalam kegiatan inti Pengamanan Pekerjaan Strategis Pembangunan Gedung Madrasah, KUA, dan PLHUT  yang difokuskan pada pembangunan sarana pendidikan dan layanan keagamaan di Jawa Tengah.

Acara ini dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga, Drs. H. Wiharso, M.M. yang menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus mewakili Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah untuk memberikan sambutan resmi. Hadir pula Ketua Tim Sarana dan Prasarana Madrasah Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Munif Ma’nawi, jajaran kontraktor, konsultan, serta para penerima SBSN dari delapan madrasah dan sepuluh KUA di lingkungan Kementerian Agama Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, H. Wiharso memberikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah. Menurutnya, pembangunan yang bersumber dari SBSN merupakan amanah besar yang harus dijaga bersama agar berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. “Pendampingan dari kejaksaan diharapkan mampu memastikan bahwa setiap tahap pembangunan berlangsung sesuai aturan dan tidak menimbulkan persoalan hukum,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Dafit Supriyanto, S.H., M.H. yang diwakili oleh Subroto, S.H., M.H. menyampaikan bahwa pendampingan hukum bersifat preventif. Langkah ini ditujukan agar potensi penyimpangan dapat dicegah sejak dini sehingga seluruh proses pembangunan dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Sebagai bagian dari kegiatan, delapan madrasah dan sepuluh KUA penerima SBSN juga memaparkan progres pembangunan gedung di satuan kerja masing-masing secara bergantian. Presentasi ini menjadi sarana evaluasi sekaligus wujud transparansi program pembangunan yang sedang berjalan.

Kegiatan ini meneguhkan komitmen bersama antara Kementerian Agama dan Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah dalam menjaga mutu pembangunan sarana pendidikan dan layanan umat melalui dana SBSN Tahun Anggaran 2025, sehingga benar-benar menghadirkan manfaat luas bagi masyarakat Jawa Tengah. (Humas)

 

 

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts